“Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.”

Berjualan gorengan di musim perang menjelang 2019 semakin ramai. Penulis status di media sosial bermunculan menjadi prajurit-prajurit tangguh. Persekusilah yang mengalahakan mereka. Tak jarang, mengakibatkan duka lara berkepanjangan demi memuaskan sang idola maju ke kursi kemenangan. Tetapi tentu saja banyak Prajurit Media Sosial yang dilupakan. UAS, LGBT, SETNOV, dan lain-lain digoreng dengan aneka macam bumbu, disajikan dalam tatakan media sosial.

Memperhatikan peluru-peluru yang berseliweran di layar HP, menjadi tontonan luar biasa. Menggelitik, bikin nyeri pipi nahan ketawa atau mungkin tergugah menyimpati seseorang yang tiba-tiba dikepoin, yang tiba-tiba menjadi tenar karena salah sasaran. Perang macam apa ini? membingungkan!

Hari ini ada dua golongan bertengkar dan saling bunuh membunuh sambil sama-sama mengucapkan Allahu Akbar (Allah Maha Besar)

Demi Allah, tidak ada di antara mereka yang benar-benar membesarkan Allah

Barangsiapa yang mengerti dengan ucapan Allah Akbar pasti dapat menahan diri

Mereka bukan membesarkan Allah.

Mereka membesarkan akal pikiran mereka sendiri.

Mereka membesarkan ideologi mereka sendiri.

Mereka membesarkan dunia ini.

***** akhir kutipan *****

Al-Habib Abu Bakar al-Masyhur berwasiat kepada para pelajar (santri) di Hadhramaut,

“Adapun bagi mereka yang menuduh bahwa kita adalah musyrikin, kita doakan semoga mereka mendapat hidayah dari Allah, itu saja cukup. Karena hanya hidayahlah yang dibutuhkan. Tiada gunanya memperdebatkan perbedaan dengan mereka kalau ujungnya adalah pertikaian”.

Hanya hidayah dari Allah Azza wa Jalla yang dapat merubah perilaku atau akhlak mereka.

 

Tony Lafayet 

 

 

 

 

Bagikan Ini
BAGIKAN
Berita sebelumyaDETIK-DETIK PERSEMBAHAN KARYA JAWABAN
Berita berikutnyaRINDU KEINTIMAN SPIRITUAL BERSAMA ALLAH
'Don't walk in front of me… I may not follow Don't walk behind me… I may not lead Walk beside me… just be my friend', 'You will never be happy if you continue to search for what happiness consists of. You will never live if you are looking for the meaning of life.', and 'In the depth of winter

Tinggalkan Balasan