Illustrasi: Kirana Prahmianti

Semasa lelah ‘kan berujung tandas
usai daun pintu melepas tubuhnya
pada sekali pagi
Meski takut menjejakimu yang tertatih beranjak
seperti monolog bisu di atas panggung
berdebu

Apa yang kau temui biar saja
larut ditelan waktu
lambat dan bersekat
Meski takut menyapa berkawan
pada kenangan
seperti kepingan sinema hitam putih
yang berputar bergantian

Kabari aku perihal takutmu
Saat ia bukan dan pilihan
Sebab pula,
yang kekal usahlah berdiam
yang kekal hendaklah bertahan

Bandung, Mei 2018

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.