Ia membuktikan tanggung jawab besar di pundaknya dengan membawa kebanggaan untuk Kota Tasikmalaya. Tentu saja mengharumkan nama tanah kelahiran, selain membawa piala, ia juga memiliki kecerdasan yang teruji.

alt
Inggri Dwi Rahesi Terpilih Menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat 2018 (Dok. Pribadi).

Rahesi memiliki arti perisai sebagaimana cerita sang ayah kepada anak perempuan satu-satunya di keluarga. Sosok perempuan Jurusan Sastra dan Bahasa Indonesia UPI Bandung yang lulus tahun 2017 ini memang aktif dalam dunia pertunjukan sastra, terutama deklamasi puisi bersama komunitas kreatif. Sering mengunggah video musikalisasi puisi di instagram dan tampil di acara-acara komunitas. Perempuan yang senang bergiat di komunitas ini sering memberi semangat kepada teman-temannya untuk tidak sekadar menyebar semangat membaca, tetapi memiliki kegemaran membaca yang dimulai dari diri sendiri.

alt
Inggri Meneatrikalkan Lirik Lagu (Dok. Pasukan Raamfest).

Inggri Dwi Rahesi nama lengkap perempuan berusia 23 tahun ini, aktif di beberapa komunitas baca. Namun, pada bulan Oktober 2017, ia mendirikan Konde Sartika. Komunitas literasi yang beranggotakan para perempuan penyuka buku di Kota Tasikmalaya. Kegiatan mereka berdiskusi tentang buku (Book Share), isu keperempuanan, baca buku berjamaah, dan menulis resensi buku.

Sebelum menikah, ia memiliki mimpi ingin berkontribusi dalam dunia pendidikan masyarakat. Bagian dari mimpinya itu kemudian terkabul dengan terpilih menjadi duta perpustakaan. Mojang priangan ini merasa lega karena satu mimpinya telah terwujud dan menjadi nyata. Meski telah menjadi duta perpustakaan Jawa Barat, ia tidak ingin sekadar eksis semata, dan euforia saja. Rencananya, ia akan berusaha keliling ke beberapa daerah yang membutuhkan penguatan minat baca masyarakatnya.

alt
Inggri Mendeklamasikan Puisi dalam Event Raamfest (Dok. Pasukan Raamfest).

Rey, panggilan baru dari teman-teman peserta duta perpustakaan, lahir 1 Februari 1995 di Kota Tasikmalaya. Anak kedua dari tiga bersaudara ini direkomendasikan Dispusipda Kota Tasikmalaya untuk mengikuti pemilihan duta perpustakaan. Ia kemudian menyanggupi dengan mengirim seluruh persyaratan, mulai karya tulis, biodata, daftar buku yang telah dibaca, portofolio, dan lainnya. Peserta yang mengikuti pemilihan Duta Perpustakaan Jawa Barat 2018 ini sekitar 80 orang. Seleksi pertama dipilih menjadi 55 peserta yang kemudian dikarantina di Hotel Puri Khatulistiwa Jalan Raya Jatinangor, 27 – 29 Maret 2018.

Hari pertama, ia merasa kecewa dan putus asa karena tidak mendapatkan tanda sebagai peserta yang aktif. Hari kedua, ia melewati tes permainan pengetahuan tentang kata-kata yang ada dalam KBBI V, tes tulis untuk menguji kemampuan tentang kepustakaan, psikologi, umum, dan presentasi tentang karya tulis. Selama tiga hari, ia merasa kurang percaya diri berada di antara peserta yang memiliki prestasi luar biasa, integritas diri yang sangat baik, dan keahlian istimewa.

Pada tahap semi final, Rey masuk sepuluh besar terbaik yang kemudian diuji kembali dengan tes tentang peristiwa aktual yang berkaitan dengan kepustakaan dalam media cetak dan digital sepekan terakhir. Inggri kemudian terpilih menjadi salah seorang peserta yang masuk nominasi lima duta perpustakaan terbaik. Pada tahap ini, kelima peserta diwawancara terakhir kalinya. Juri memutuskan tiga peserta yang menjadi juara pertama, kedua, dan ketiga. Peserta yang sempat putus asa ini kemudian terpilih menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat 2018. Kecapakan kompetensi, karakter, dan literasi dasar yang mumpuni di mata para juri, membuatnya terpilih sebagai pemenang.

Saya bukan anak perpustakaan, saya tidak pernah mengikuti kompetisi besar seperti ini sebelumnya. Saya juga bukan anak yang berprestasi. Keresahan terjadi di hati saya, tapi saya selalu merasa diyakinkan oleh diri sendiri bahwa saya punya modal untuk menghadapi situasi ini. Saya suka membaca buku dan merasa bahwa wawasan dan kemampuan saya dari hasil kebiasaan membaca buku bisa memerangi keresahan ini. 

alt
Inggri Dwi Rahesi dalam Keseharian (Dok. Vudu).

Menjadi Duta Perpustakaan Jawa Barat 2018, bukan sekadar pembuktian, baginya dapat menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab untuk Jawa Barat. Menurut kepercayaan Inggri, kebiasaan membaca buku dapat mengubah hidup seseorang lebih baik. Siap menghadapi orang lain dengan berbagai macam karakter dan intelektualitasnya. Kebiasaan membaca buku yang dilakukan seseorang dapat membuktikan diri untuk berkompetisi dengan baik di antara orang-orang yang memiliki prestasi dan kemampuan luar biasa. Salam literasi!

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here